Setelah Latihan Gabungan ke-2, pada tanggal 27 Februari 2015 di Teater Terbuka Dago Tea House, tim The Innermost melakukan evaluasi secara kesuluruhan. Kami merasakan adanya kekosongan dan kekurangan dalam show, baik dalam hal teknis dan penyampaian cerita.
Kami memulai evaluasi dengan melihat rekaman saat coaching. Hal-hal yang diperhatikan adalah apakah pesan yang ingin disampaikan telah tersampaikan dengan baik kepada penonton dan apakah teknis penyampaian telah terkemas dengan rapi. Dengan kembali menyusun kerangka premis (pesan-pesan penting), kami dapat mengetahui bagian-bagian mana yang perlu diperbaiki.
Pada tanggal 6 Februari 2015, tim RF DEF memulai brainstorming cara pengemasan yang baik dengan guide dari premis. Tim dibagi tiap scene sehingga lebih efektif. Hari itu, tidak saja membuat kemasan cerita yang lebih mudah dipahami oleh penonton, kami juga langsung mencoba adegan-adegan itu.
The Innermost akan menampilkan hal yang lebih spektakuler dari latihan sebelum-sebelumnya untuk penonton. Tunggu tanggal mainnya, 26-27 Maret 2015 di Teater Tertutup Dago Tea House!
Kami memulai evaluasi dengan melihat rekaman saat coaching. Hal-hal yang diperhatikan adalah apakah pesan yang ingin disampaikan telah tersampaikan dengan baik kepada penonton dan apakah teknis penyampaian telah terkemas dengan rapi. Dengan kembali menyusun kerangka premis (pesan-pesan penting), kami dapat mengetahui bagian-bagian mana yang perlu diperbaiki.
Pada tanggal 6 Februari 2015, tim RF DEF memulai brainstorming cara pengemasan yang baik dengan guide dari premis. Tim dibagi tiap scene sehingga lebih efektif. Hari itu, tidak saja membuat kemasan cerita yang lebih mudah dipahami oleh penonton, kami juga langsung mencoba adegan-adegan itu.
The Innermost akan menampilkan hal yang lebih spektakuler dari latihan sebelum-sebelumnya untuk penonton. Tunggu tanggal mainnya, 26-27 Maret 2015 di Teater Tertutup Dago Tea House!
No comments:
Post a Comment